KONSEP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL

Ubabuddi Ubabuddin

Abstract


Indonesia is a country rich in diversity. The diversity of religion, ethnicity, language, culture, and custom makes the country of Indonesia as a country different from other countries. This diversity must be accepted, acknowledged, and respected. This shows that the people of Indonesia is a multicultural society. To realize and support multiculturalism in Indonesia requires a sense of tolerance, mutual respect and mutual respect. The attitude of mutual respect and respect can be nurtured through multicultural education.

Full Text:

PDF

References


Ainul Yaqin, Pendidikan Multikultural, Cross cultural understanding untuk demokrasi dan keadilan (Yogyakarta: Pilar Media, 2005),

Ainurrafiq Dawam, Emoh Sekolah, Yogyakarta: Inspeal Ahimsa Karya Press, 2003.

Alwi Shihab, Nilai-nilai Pluralisme dalam Islam: Bingkai Gagasan yang Berserak, Sebuah Pengantar. (Bandung: Nuansa, 2005).

Alwi Shihab, Nilai-nilai Pluralisme dalam Islam: Bingkai Gagasan yang Berserak, Sebuah Pengantar. (Bandung: Nuansa, 2005).

Bambang Rustanto. Masyarakat Multikultur di Indonesia. (Bandung: Remaja Rosda Karya. 2015).

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan P.N. Balai Pustaka, 1990), hal.955.

Donald Kagan. 1998. Pericles of Athens and The Birth of Democracy. New York: United States

Donna M. Gollnick, Multicultural Education in a Pluralistic Society. London: The CV Mosby Company, 1983.

Haqqul Yaqin, Agama dan Kekerasan dalam Transisi Demokrasi di Indonesia. (Yogyakarta: Elsaq Press, 2009).

Ismail dan Abd. Mukti. Pendidikan Islam Demokratisasi dan Masyarakat Madani. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2000).

James A Bank, 1993. An Introduction to Multicultural Education. Boston: Allyn and Bacon.

Kasinyo Harto. Model Pengembangan Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural. (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2014).

Lawrence A. Blum. Anti Rasisme, Multikulturalisme dan Komunitas Antar Ras: Nilai yang Bersifat Mendidik bagi Seluruh Masyarakat Multikultural dalam Lary Ma, Etika Terapan: Sebuah Pendekatan Multikultural, Terj. Sinta Carolina dkk, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2001.

Madyo Eko Susilo, Hasil Penelitian Kualitatif Sekolah Unggul Berbasis Nilai (Studi Multi Kasus di SMAN 1, SMA Regia Pacis, SMA Al Islam 01 Surakarta), Sukoharjo: Univet Bantara Press, 2003).

Moeslim Abdurrahman, ISLAM PRIBUMI Mendialogkan Agama Membaca Realitas, (Jakarta: Erlangga, 2003).

Muh. Jaelani Al Pansori, dkk. Pendidikan Multikultural Dalam Buku Sekolah Eletronik (BSE) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk siswa SMP Di Kota Surakarta. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Pasca UNS, edisi 1. Tahun. 2013.

Nimrod Aloni, Beyond Bystanders, Educational Leadership for a Humane Culture in a Globalizing Reality. Tel Aviv: Sense Publishers, 1991.

Nurcholish Madjid, Islam Agama Peradaban, Membangun Makna dan Relevansi Doktrin Islam dalam Sejarah, (Jakarta: Paramadina, 1995).

Sonia Nieto, Language, Culture and Teaching, Mahwa NJ: Lawrence Earlbaum, 2002.

Salmiwati, Urgensi Pendidikan Islam dalam Pengembangan Nilai-nilai Multikultural, Jurnal Al-Ta’lim: Vol 20, No. 1, 2003.

Sitti Mania. Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran. Jurnal Lentera Pendidikan. edisi 13. Tahun. 2010.

Sukiman, Seri Pendidikan Orang Tua Menumbuhkan Sikap Toleransi Pada Anak, (Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016).

Yaya Suryana dan A. Rusdiana, 2015. Pendidikan Multikultural, Suatu Upaya Penguatan Jati Diri.

Zakiyuddin Baidhawi, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural, (Jakarta: Erlangga, 2005




DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/at-turats.v12i2.1242.g638

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.