Islamic Education Value in The Bemeteng Tradition of Malay Semanga Village' Sambas Regency

Ma'ruf Ma'ruf, Juliansyah Juliansyah, Jumadir Jumadir

Abstract


Bemeteng tradition for  the people  of Melayu Semanga Village' is a tradition of meetings to facilitate the preparation of the wedding reception held three or four days before the wedding reception is held. The  Malay community of  SemangaVillage'  Sambas Regency still maintains the tradition of bemeteng as a form of gotong royong to help others in their community life. Gotong royong itself is one of the noble values of the Indonesian nation that needs to be maintained and preserved. This research aims to find out  how the implementation of bemeteng  traditions  and  Islamic educational values in the bemeteng tradition in the Malay community of  Semanga' Sambas Regency. This article is a case study study using a qualitative approach, with data collection using interview techniques,  participant  observation andumentationdocks,  with  miles and huberman model analysis, including: data reduction, data presentation, conclusion withdrawal and verification.   The results showed that the values of Islamic education in this bemeteng tradition are as follows:  First,the value of silaturahim; Second,the value of deliberation; Third,the value of alms; Fourth,the value of caring; Fifth,the value of gotong-royong; Sixth,The value glorifies; and  seventh,the value of the degreeequation. Of course, these values become guidelines in a society that remains alive and becomes a tradition to this day.


Keywords


Bemeteng Tradition, Values of Islamic Education, Malay Society

Full Text:

PDF

References


Abu Dawud, Sulaiman bin al-Asy‟as al-Sijistani. Sunan Abu Dawud. Beirut: Dar Ibn Hazm. 1998 H. No. 5212

Al-Bukhari, Abu Abdullah Muhammad bin Ismail, Ensiklopedia Hadits; Shahih al-Bukhari 1, Terj. Masyhar dan Muhammad Suhadi, Jakarta: Almahira, Cet. I, 2011. No. 6019

Dahri, Harapandi. 2009. Tabot Jejak Cinta Keluarga Nabi di Bengkulu. Jakarta: Citra.

Departemen Agama Republik Indonesia. 2018. Al-Quran Terjemahan. Bandung: CV Darus Sunnah.

Eridiana, Wahyu. Meta Rolitia, Dan Yani Achdiani. Nilai Gotong Royong Untuk Memperkuat Solidaritas Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Naga. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi. Vol. 6, No. 1, 2016.

Istianah. Shilaturrahim Sebagai Upaya Menyambungkan Tali Yang Terputus Riwayah: Jurnal Studi Hadis Volume 2 Nomor 2 2016. issn 2460-755X eissn 2502-8839

Kartawisastra, Una. 1980. Strategi Klasifikasi Nilai. Jakarta: P3P.

Kusumohamidjojo, B. 2000. Kebhinnekaan Masyarakat Indonesia: Suatu Problematik Filsafat Kebudayaan. Jakarta: Grasindo.

Lestari, Gina. 2015. “Bhinnekha Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia Di Tengah Kehidupan Sara”, Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Th. 28, Nomor 1, Pebruari

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mubarok. Ahmad Agis. Musyawarah dalam Perspektif Al-Qur’an (Analisis Tafsir Al-Maragi, Al-Baghawi, dan Ibnu Katsir). MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Januari-Juni, Vol. 4, No. 2, 2019.

Mulyana, Deddy. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Rukmono, Bambang. 2008. Pendidikan Budi Pekerti: Membangun Karakter dan Kepribadian Anak. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia

Sani, Ulfi Putra. Prinsip Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Dakwah. Vol. 39, No. 1, 2019

Saputri, Irdawati. Konsep Penafsiran Hadits Memuliakan Tamu Terhadap Perilaku Masyarakat Di Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe. Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah. Vol. 2, No. 1, 2019.

Sarjono. “Nilai-Nilai Dasar Pendidikan Islam”, Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. II, No. 2, 2005

Setiyawan, Agung. “Budaya Lokal Dalam Perspektif Agama: Legitimasi Hukum Adat (‘Urf) Dalam Islam”, Jurnal ESENSIA Vol. XIII, No. 2, Juli 2012.

Setiawan. Bagus. Infaq Dalam Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 261. Islamic Banking: Vol. 1 No.1 Edisi Perdana Agustus 2015

Sisweda, Anggun. Sahrani dan Susanto, Rizki. “Nilai Pendidikan Islam Pada Tradisi Sedekah Bumi: Studi di Dusun Melati, Desa Olak-Olak Kubu, Kubu Raya”, Jurnal JRTIE Vol. 3, No. 1, April 2020.

Thaib, Muhammad Ishak. 2009. Tata cara adat perkawinan Melayu di Daik Lingga. Pekanbaru: Unri Press.

Wawancara dengan Bapak Hadran sebagai Pemuka Agama Desa Semanga’ September 2019

Wawancara dengan Bapak Hasan sebagai Tokoh Masyarakat Desan Semanga’ September 2019

Wawancara dengan Bapak Hazizi salah satu masyarakat di Desa Semanga’ September 2019

Zulkarnain, Ilham. 2015 “Pelaksanaan Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Melayu di Keraton Surya Negara Kelurahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau”, Tesis UNTAN.




DOI: https://doi.org/10.24260/at-turats.v15i1.2050

Article Metrics

Abstract view : 178 times
PDF - 115 times

Article Metrics

Abstract view : 178 times
PDF - 115 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 At-Turats



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Institut Agama Islam Negeri Pontianak
Jl. Letjend. Soeprapto No. 19
Pontianak-Kalimantan Barat
Indonesia