Subjective Well Being Pada Mahasiswi Tunanetra

Lauditta Soraya Husin

Abstract


Mahasiswi difabel tunanetra tidak hanya mengalami hambatan dalam proses penglihatan namun juga memiliki problematika dalam proses perkuliahan dan maupun kehidupan sosial diantaranya permasalahan aksesbilitas, hubungan sosial, komunikasi, kesulitan dalam proses perkuliahan dan pandangan masyarakat sekitar. Hal ini mempengaruhi kondisi psikologis pada individu terutama pada mahasiswi, hal ini terjadi karena perempuan memiliki kerentanan genetik, perubahan hormon yang signifikan, kecenderungan memikirkan sesuatu hal secara berlebihan, dan tekanan dari sisi sosiobudaya. Keselarasan antara proses studi dan penerimaan diri dengan keterbatasan penglihatan menjadi tujuan utama yang terus dipertahankan dan dicapai oleh mahasiswi tunanetra, ditambah dengan berbagai tekanan dan problematika dalam menyelesaikan pendidikan, akan menjadi tantangan dan tekanan tersendiri bagi mahasiswi difabel netra yang dapat mempengaruhi kesejahteraan subjektif diri individu (Subjective Well Being). Tujuan artikel ini ialah untuk mengetahui Subjective Well Being pada mahasiswi tunanetra dan faktor yang memepengaruhi Subjective Well Being pada mahasiswi tunanetra. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini ialah tiga mahasiswi penyandang tunanetra dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi tunanetra memiliki Subjective Well Being yang ditinjau dari dimensi penerimaan diri, tujuan hidup, pertumbuhan diri, otonomi, penguasaan lingkungan, dan hubungan positif dengan orang lain.
Kata Kunci : Subjective Well Being, Tunanetra

Keywords


Mahasiswi Tunanetra, Subjective Well Being

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

A, Dermatoto. Menyibab Sensitivitas Gender Dalam Keluarga Difabel. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press, 2007.

Akhmad Soleh. Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Terhadap Perguruan Tinggi. Yogyakarta: PT. LKiS PELANGI AKSARA, 2016.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th edition, international student edition. Los Angeles London New Delhi Singapore Washington, DC: SAGE, 2014.

Genugten. Human Rights Reference. Netherlands: The Hague, 2011.

Hetti Sari Ramadhani, Nindia Pratitis, and Akta Ririn Aristawati. “Subjective Well Being Pada Tunarungu Dewasa.” Jurnal Psikologi Indonesia vol 07, no 2 (2018): 243.

Lahey, B. Psychology An Introduction. Chicago: McGraw Hill, 2004.

Lucia Canha, Celesta Simoes, Margarida Gaspar, and Laura Owens. “Well Being and Health in Adolescents With Disabilities.” Psicologia: Reflexão e Crítica Vol 29, No.32 (2016).

Melanie Jones, Kostas Mavromaras, Peter J Sloane, and Zhang Wei. “The Dynamic Effect Of Disability on Work and Subjective Well Being.” Oxford Economic Papers Vol.70, no. 03 (2018): 635–657.

Muthmainah, M., Nina Zulida Situmorang, and Fatwa Tentama. “Gambaran Subjective Well-Being Pada Perempuan Difabel.” Proceeding of The URECOL (January 21, 2019): 143–147.

Neuman, W.L. Social Research Methods Quantitative and Qualitative Approaches. Boston: Pearson Educational Inc, 2000.

Ryff, C. D. “Happiness Is Everything or Is It? Explorations on the Meaning of Psychologial Well-Being.” Journal of Personality and Social Psychology Vol.57 (1989): 1069–1081.

Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta, 2014.

Yin, R.K. Case Study Research Design & Methods. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2006.

Yusuf, Munawir. Pendidikan Tunanetra Dewasa Dan Pembinaan Karir. Jakarta: Proyek Pendidikan Tenaga Guru, Direktorat Jendral Pendidikan Tenagan Akademik, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, 1996.




DOI: https://doi.org/10.24260/raheema.v10i2.1729

Article Metrics

Abstract view : 29 times
PDF - 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Site Stats Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.