Dakwah Halaqah Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengakang

Besse Wahida

Abstract


Halaqah Da'wah is one of the models of da'wah delivery that is widely used in the spread of Islamic teaching in Indonesia. Central Board of Pesantren As'adiyah in Sengkang becames one of the Islamic education institutions which was born from a halaqah study conducted by Anregurutta Fungngaji Sade, the founder of As'adiyah, to meet the needs of the Bugis Wajo community for Islamic preaching at that time. At present, the Pesantren As'adiyah has developed into one of the largest pesantren in South Sulawesi. However, it is still carrying out halaqah as one of the characteristics of its independence. Halaqah is carried out every day after shalat magrib and subuh done, except Thursday night and Friday morning, in six different locations. Materials included are fiqh, hadith, aqeedah, akhlak, tasawuf and tafsir conveyed by the method of guidance, qira'ah tarjamah, lectures, and role models. There are two forms of dakwah halaqah As'adiyah in Sengkang, namely: 1) Mappesantreng that is coming directly to halaqah activities which are filled by Anregurutta/gurutta; 2) Halaqah da'wah through radio, which is to follow Islamic da'wah delivered by Anregurutta/gurutta through Radio Suara As'adiyah broadcasts.

(Dakwah halaqah merupakan salah satu model penyampaian dakwah yang banyak digunakan dalam penyebaran dakwah Islam di Indonesia, sejak proses masuknya Islam, penyebaran hingga berkembangnya Islam. Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang lahir dari sebuah pengajian halaqah yang dilaksanakan oleh anregurutta Fungngaji Sade, pendiri Pondok Pesantren As’adiyah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bugis Wajo terhadap dakwah islamiah saat itu. Saat ini, Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang telah berkembang menjadi salah satu pondok pesantren terbesar di Sulawesi Selatan. Namun demikian, tetap melaksanakan halaqah sebagai salah satu ciri kepesantrenannya. Halaqah dilaksanakan setiap hari setelah selesai salat magrib dan subuh, kecuali kamis malam dan jumat subuh, di enam lokasi yang berbeda. Materi meliputi, fikih, hadis, aqidah, akhlak tasawuf, dan tafsir yang disampaikan dengan metode tuntunan, qira’ah tarjamah, ceramah, dan suri teladan. Model dakwah halaqah Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang terdapat dua bentuk yaitu: 1) mappesantreng, yaitu datang langsung mengikuti kegiatan halaqah yang diisi langsung oleh anregurutta/gurutta; 2) dakwah halaqah melalui radio, yaitu mengikuti dakwah islamiah yang disampaikan oleh anregurutta/gurutta melalui siaran Radio Suara As’adiyah).

Keywords: As’adiyah, dakwah halaqah, pesantren.

References


Amin, Samsul Munir. 2009. Ilmu Dakwah. Jakarta. Amzah. 2009.

Ali, Mohammad.1993. Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung: Angkasa.

Arief, Aramai. 2002.Pengantar ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam.Jakarta: Ciputat Pers.

Arifin, Anwar. 2011. Dakwah Kontemporer. Yogyakarta, Graha Ilmu.

Azra, Azyumardi. 2000. “Transformasi Nilai Islam dalam Etika Sosial”, dalam Nurcholish Madjid, ed., Kehampaan Spiritual Masyarakat Modern, Respon dan Transformasi Nilai-nilai Islam Menuju Masyrakat Madani. Jakarta: Media Cita.

Departemen Agama. Pola Pembinaan Kegiatan Kemasjidan. Badan Kesejahteraan Mesjid (BKM) Departemen Agama Pusat: Jakarta, 1991.

Ejang, AS. 2009. Dasar-dasar Ilmu Dakwah. Widya Padjajaran, Bandung.

Ensiklopedia Islam, 1993. Jakarta: Ichtiar Baru Van Houve.

Glassea, Cyril. 2002. The Concise Ensyclopedia of Islam, terj. A. Mas’adi, Ensiklopedia Islam Ringkas, Ed. I. Cet. III; Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Haedari, Amin dan Abdullah Hanif, ed. 2004.Masa Depan Pesantren: Dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Kompleksitas Global. Jakarta: IRD PRESS.

Hasbullah. 2001. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia: Lintasan Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan. Cet. IV; Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kalsum, Ummu. 2008. K.H. Muhammad As’ad, Pendiri Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Makassar: Alauddin Press.

Madjid, Nurcholish. 1997. Bilik-bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.

Nata, Abuddin. ed., 2001. Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-lembaga Pendidikan Islam di Indonesia.Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Nizar, Samsul. 2008. Sejarah Pendidikan Islam Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah Sampai Indonesia.Cet. II; Jakarta: Prenada Media

Noor, Mahpuddin. 2006. Potret Dunia Pesantren: Lintasan Sejarah, Perubahan, dan Perkembangan Pondok Pesantren. Bandung: Humaniora.

Passanreseng, Muh. Yunus. 1992. Sejarah Lahir dan Pertumbuhan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Sengkang: PB. As’adiyah.

Pimpinan Pusat As’adiyah Sengkang, Setengah Abad As’adiyah 1930-1980. Sengkang: Pimpinan Pusat As’adiyah, t.th.

Rama, Bahaking. 2003. Jejak Pembaharuan Pendidikan Pesantren: Kajian Pesantren As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan. Jakarta: Parodatama Wiragemilang.

http://asadiyahpusat.org.


Article Metrics

This article has been viewed : 3 times
PDF files viewed : 0 times Full Text: PDF

DOI: 10.24260/al-hikmah.v12i1.1089

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Al-Hikmah

License URL: http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alhikmah