MANAJEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MASJID DI KOTA PONTIANAK

Cucu Cucu, Santa Rusmalita

Abstract


The function of sosilal masjidcan be played precisely when modern management principles are applied in the management of masjid. The function of the masjid is not only a function of worship, but also a masjid can be used as a media for empowering da'wah. Da'wah empowerment of the community is a missionary movement that is a real action carried out professionally in a da'wah institution by implementing modern management functions, in order to bring about change, namely the improvement of religious quality and social quality. Community empowerment is motivated by various weaknesses in the community. Through zakat and infaq funds, masjid administrators can manage it as a source of community empowerment. Through field interviews found at the Daarul Falah Masjid in Pontianak City, there is a community empowerment program that has two objectives, namely increasing mosque funding and improving the quality of the community. The types of empowerment intended consisted of: Business capital assistance, basic food subsidy assistance, scholarship assistance, medical assistance, kiosk rental, multipurpose building rentals. In its management Daarul Falah Masjid has implemented modern management principles, namely: planning, internal and external coordination, formal and non-formal direction, and evaluation.
Keywords: Management, Community Empowerment and Masjid

Fungsi sosilal masjid dapat diperankan dengan tepat dikala prinsip-prinsip manajemen modern diterapkan dalam pengelolaan masjid. Fungsi masjid bukan hanya fungsi ibadah mahdlah, tetapi juga masjid dapat difungsikan sebagai media dakwah pemberdayaan. Dakwah pemberdayaan masyarakar merupakan gerakan dakwah yang bersifat tindakan nyata yang dilakukan secara professional dalam sebuah lembaga dakwah dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen modern, guna mewujudkan perubahan yakni peningkatan kualitas keagamaan dan kualitas sosial. Pemberdayaan masyarakat dilatarbelakangi adanya berbagai kelemahan pada masyarakat. Melalui dana zakat dan infak umat, pengurus masjid dapat mengelolanya menjadi sumber pemberdayaan masyarakat. Melalui wawancara lapangan ditemukan di Masjid Daarul Falah Kota Pontianak terdapat program pemberdayaan masyarakat yangmemiliki dua sasaran, yaitu peningkatan dana masjid dan peningkatan kualitas masyarakat. Jenis pemberdayaan dimaksud terdiri dari : Bantuan modal usaha, bantuan subsidi sembako, bantuan beasiswa, bantuan pengobatan, penyewaan kios, penyewaan gedung serbaguna. Dalam pengelolaannya Masjid Daarul Falah telah menerapkan prinsi-prinsip manajemen modern yaitu: perencanaan, koordinasi intern dan ekstern, pengarahan formal dan non formal, dan evaluasi.
Kata Kunci: Manajemen, Pemberdayaan masyarakat dan Masjid

Full Text:

PDF

References


Abeng, Tantri, Profesi Manajemen, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2006

Achmad, Amrullah (ed), 1985, Dakwah Islam dan Perubahan sosial, Yogyakart : PLP2M.

Al-Baihaqi, Abu Fathan, Abu Muhammad Raisah, 2012, Al-Qur’anul Karim The Noble,Jawa Barat: Insan Media Pustaka.

Al-Bayanuni, Muhammad Abdul Fatah, 2001, Al-MadkhalI Ila ‘Ilmid-Dakwah, Beirut: Resalah Publishers.

Aziz, Moh. Ali, 2009, Ilmu Dakwah, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Benge, J. Eugene, Pokok-Pokok Manajemen Modern, Jakarta: PT.Pustaka Binaman Pressindo, 1994.

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail, 1387H, Shahih Bukhari, Bab Jihad, Bab Ilmu India: Maktabah Rahimiyah.

Denzin, Norman K. & Yvonna S. Lincoln, Handbook Of Qualitative Research, California: Sage Publication, 1997.

Engineer, Asghar Ali, Islam dan Teologi Pembebasan, diterjemahkanoleh Agung.

Prihantono, dari Islam And Liberation TheologyEssay onLiberative in Islam,Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.

……, Hak-Hak Perempuan Dalam Islam,diterjemahkan oleh Farid Wajidi dan Cici Farkha Assegaf dariThe Rights of Women in Islam, Yogyakarta:Yayaan Bentang Budaya, 1994.

Gazalba, Sidi, Mesjid Pusat ibadah dan Kebudayaan Islam, Jakarta:Pustaka Al-Husna1989.

Hadi, Agus PurbathinKonsep Pemberdayaan, Partisipasi dan Kelembagaan dalam Pembangunan, diunduh pada tanggal 4 November 2015, daridiunduh pada tanggal 4 November 2015, dari http://suniscome.50webs.com/32%20Konsep%20Pemberdayaan%20Partisipasi%20Kelembagaan.pdf

Hudori, Mulya, Pemberdayaan Masjid Melalui Aspek Idarah,Imarah DanRiayah, diakses 8 November 2015.

Ismail, A. Ilyas dan Prio Hotman, 2011, Filsafat Dakwah Rekayasa Membangun Agama dan Peradaban, Jakarta: Kencana Prenada media Grup.

Kartasasmita, Ginanjar, 2003, Pemberdayaan Masyarakat Konsep Pembangunan yang Berakar padaMasyarakat, diunduh 10 November 2015 dari http://www.ginandjar.com/public/02PemberdayaanMasyarakat.pdf

Mubarak, Muhammad Sa’id, 2005, Al-Da’wah wa al-Idarah, Madinah al- Munawarah: Dar al-Dirasah al-Iqtisadiyah.

Muhyiddin, Asep, 2002, Metode Pengembangan Dakwah, Bandung : Pustaka Setia.

……, 2002, Dakwah Dalam Perspektif al-Qur’an, Bandung: Pustaka Setia.

Munawwir, Ahmad Warson, 1997, Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia, Surabaya: Pustaka Progresif.

Munir, M. dan Wahyu Ilahi, 2009, Manajemen Dakwah, Jakarta: Prenada Media Group.

Nasution, Harun, Islam Rasional Gagasan dan Pemikiran, Bandung: Mizan, 1995.

Nata, Abudin, Sejarah Sosial Intelektual Islam, Depok: PT. GrafindoPersada, 2012.

Purnama, Tata Septayuda, Khazanah Peradaban Islam, Solo: Tinta Medina, 2011.

Putra, Nusa, Penelitian Kualitatif: Proses dan Aplikasi, Jakarta: PT. Indeks, 2011.

Rais, Amien, 1998, Tauhid Sosial Formula Menggempur Kesenjangan, Bandung: Mizan.

Rakhmat, Jalaluddin, 1998, Islam Alternatif Ceramah-Ceramah di Kampus, Bandung: Mizan.

Suharto, Edi, 2009, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosia/ &Pekerjaan Sosia, Bandung: PT Refika Aditama.

Sujadi, 2003 “Peran Takmir Masjid Al-Maun dalam Pemberdayaan Masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong Yogyakarta”, .Aplikasia, Jumal Aplikasi llmu Ilmu Agama, Vol. IV, No. 2 (Desember), 159-174.

Sambas, Syukriadi, Wilayah Kajian Ilmu Dakwah dalam Dimensi Ilmu Dakwah, ed. Aep Kusnawan Bandung: WidyaPadjajaran, 2009.

……, Sembilan Pasal Pokok-Pokok Filsafat Dakwah,Bandung: Sajjad Publishing House, 2009.

……, 2009, Wilayah Kajian Ilmu dakwah, dalam bukuDimensi Ilmu

Dakwah, Bandung: Widya Padjadjaran.

Al-Shibagh, Sabbam, Da’wah wa al-Du’at Baina al-Waqi’ wa al-Hadaf, Damaskus: Daar al-Iman, 2000.

Shihab, M. Quraish, Wawasan Al-Qur’an, Bandung: Mizan,1996.

Soemitra, Andri, “People Empowerment strategic through The Mosques: Case Study Of Masjid Al-Jihad” dalam Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam, Vol. 12, No. 1/ Januari -Juni 20141 -11.

Stake, Robert E, “Case Studies,” dalam., Handbook Of Qualitative Research, ed. Norman K Denzin,. & Yvonna S. Lincoln, California: Sage Publication,1997.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D,Bandung: Alfabeta, 2008.

Suharto, Edi, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosia/ Pekerjaan Sosial, Bandung: PT Refika

Aditama, 2009.

Sujadi, “Peran Takmir Masjid Al-Maun dalam Pemberdayaan Masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong Yogyakarta”. Aplikasia, Jumal Aplikasi llmu-ilmu Agama, Vol. IV,

No. 2/Desember 2003:159-174.

Yusuf, Muhammad Sayyid Muhammad, t.t, At-Tamkin Liummat al-Islam Fi Dloui al-Qur’an al- Karim, Mesir: Darusalam.

Zulfa, M, 2015, “Transformasi dan Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid”, INFERENS Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol. 9, No. 1 (Juni).




DOI: https://doi.org/10.24260/jhjd.v13i2.1471

DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/jhjd.v13i2.1471.g758

Article Metrics

Abstract view : 69 times
PDF - 20 times

Article Metrics

Abstract view : 69 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Al-Hikmah by http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alhikmah is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.