THE DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS BASED ON LOCAL WISDOM SOCIETY PREVENTING THE RADICALISM IN WEST KALIMANTAN

Budiyono Budiyono

Abstract


Abstract
This research aims to encounter radicalism that is a problem of learning Islam in education institutions in Indonesia through the preparation of local wisdom-based teaching materials in West Kalimantan. The Center for Islamic and Community Studies (PPIM) UIN Jakarta conducted a research on "the exclusive understanding of Islamic education" in 2016 came to the conclusion that the understanding of religious intolerance is still being found through the presentation of teaching books in schools that underscored the dialogical aspects and tend to prioritize one particular view.
This research used qualitative methods with the type of literature research. Data collection techniques with documentation, identifying discourse from books, papers or articles, magazines, journals, newspapers, websites (Internet) and other sources related to the study of the teaching materials development in particular in Madrasah Tsanawiyah based local wisdom in West Kalimantan. The theoretical approach used in teaching materials development, through the Minister of Religious Regulation No. 183 year 2019 about the Islamic Lesson(PAI) curriculum and Arabic language at Madrasah.
Development of teaching materials based on West Kalimantan Society local wisdom prioritizes religious behaviour that takes place with cultural approaches. Researchers identified and synthesis a variety of research outcomes on cultural-based religious activities. Most cultural-based religious activities have a evidence as mentioned in the Qur'an and Hadith Rasulullah SAW, with a dialogical approach in the preparation of teaching materials to be delivered to students are expected to minimize the thought tends to be stiff.
Keywords: radicalism, teaching materials, local wisdom
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menangkal radikalisme yang menjadi problem pembelajaran Agama Islam di Lembaga Pendidikan di Indonesia melalui penyusunan bahan ajar berbasis kearifan lokal masyarakat di Kalimantan Barat. Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta melakukan penelitian "Diseminasi Paham Eksklusif dalam Pendidikan Islam" pada tahun 2016 didapat kesimpulan bahwa paham intoleransi keagamaan masih ditemukan melalui penyajian buku ajar di sekolah yang kurang mengedepankan aspek dialogis dan cenderung mengedepankan satu pandangan tertentu.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, mengidentifikasi wacana dari buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, koran, website (internet) dan sumber lain yang mempunyai keterkaitan dengan kajian tentang pengembangan bahan ajar PAI khususnya di Madrasah Tsanawiyah berbasis kearifan lokal Kalimantan Barat. Pendekatan teori yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar, melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum PAI dan Bahasa Arab Pada Madrasah.
Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal masyarakat Kalimantan Barat mengedepankan perilaku keagamaan yang berlangsung dengan pendekatan budaya. Peneliti mengidentifikasi dan menyintesis berbagai hasil penelitian tentang aktivitas keagamaan berbasis budaya. Sebagian besar kegiatan keagamaan berbasis budaya memiliki dalil sebagaimana termaktub di dalam al-Qur’an maupun Hadits Rasulullah SAW, dengan pendekatan dialogis dalam penyusunan bahan ajar untuk disampaikan kepada peserta didik diharapkan mampu meminimalisir pemikiran cenderung kaku.

Kata kunci : Radikalisme, Bahan Ajar, Kearifan Lokal

References


BIBLIOGRAPHY

Books

Abdul Rahman Sholeh, Pendidikan Agama dan Pengembangn untuk Bangsa, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005

Abdurrahman Navis dkk. Khazanah Aswaja (cetakan 1), Surabaya: Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, 2016

Ali Mudlofir. Aplikasi Pengembangan KTSP Dan Bahan Ajar Dalam Pendidikan Agama Islam, Jakarta: PT.Grafindo Persada, 2011

Izuddin Ahmad Al-Qasim. Ensiklopedia Kematian Islam, Jakarta : Insan Kamil, 2003

Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung : CV.Pustaka Setia, 2011

Mahyiddin Abdusshomad, Fiqh Tradisionalis, Malang : Pustaka Bayan, 2004

Moh Haitami Salim dkk. Sejarah Kesultanan Sambas Kalimantan Barat, Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan RI, 2011

Suharsimi Arikunto. Prosedur penelitian: suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2002

Syaikh M Nawawi al-Bantani. Kasyifatus Saja, Indonesia: Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah

------------ Tradisi dan Kepercayaan Umat Islam Kalimantan Barat (buku pertama). Yogyakarta: Samudera Biru, 2015

Jurnal;

Abdul Munip. Menangkal Radikalisme Agama di Sekolah. (Jurnal Pendidikan Islam : Volume I, Nomor 2, Desember 2012/1434)

Musohihul Hasan. Al-Insyirah, Vol. 1, 2015

Sun Choirol Ummah, Akar Radikalisme Di Indonesia. Jurnal Humanika no.12/September 2012

Syarif. Corak pemikiran Islam Borneo (Studi Pemikiran Tokoh Muslim Kalimantan Barat 1990-2017). At-Turats Vol. 12 No.1, 2018

Winarto Eka Wahyudi. Radikalisme dalam bahan ajar dan analisa wacana kritis perspektif Van Dijk terhadap materi PAI tingkat SMA. JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education Volume 01, Nomor 01, Maret 2017

Website;

Abdallah. Pendidikan Agama dan Akar Radikalisme. 19 September 2016

http://www.uinjkt.ac.id/pendidikan-agama-dan-akar-radikalisme/ (diakses 12 Oktober 2017)

Sri Lestari. Anak-anak Muda Indonesia Makil Radikal ?. 18 Februari 2016

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160218_indonesia_radikalisme_anak_muda. (diakses 12 Oktober 2017)




DOI: https://doi.org/10.24260/at-turats.v14i1.1496

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24260/at-turats.v14i1.1496.g877

Article Metrics

Abstract view : 63 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 14 times

Article Metrics

Abstract view : 63 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.