Pengaruh Gender Terhadap Impulse Buying (Studi pada Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah FSEI IAIN Pontianak)

Prihantono Prihantono

Abstract


Tujuan dari tulisan ini, mendeskripsikan pengaruh gender terhadap impluse buying (perilaku pembelian yang tidak direncanakan). Dengan mengambil sampel sebanyak 191 responden yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi semester V Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Pontianak. Hasil penelitian variabel gender bahwa sifat materialisme mayoritas memberikan penilaian tinggi terhadap sifat materialisme sebanyak 115 orang (60,21%), penilaian sedang sebanyak 44 orang (23,04%), sedangkan penilaian rendah sebanyak 32 orang (16,75%). Sedangkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian terhadap perilaku impulse buying dikategorikan tinggi sebanyak 127 orang (66,50%), 36 orang (18,84%) kategori sedang, dan sisanya 28 orang (14,66%) dikategorikan rendah. Disimpulkan bahwa sifat materialisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Sedangkan variabel gender tidak berpengaruh terhadap perilaku impulse buying. Pada bagian akhir tulisan ini berbicara perilaku konsumsi dalam tinjauan ekonomi Islam.

Keywords


Gender; materialisme; perilaku konsumsi; Impulse buying

Full Text:

PDF

References


Afzalur al Rahman, Doktrin Ekonomi Islam, (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1995).

Ali Asim, Saf Hasnu. (2013), An Analysis of Consumers’ Characteristics on Impulse Buying: Evidence from Pakistan. Interdisiplinary Journal of Contemporary Research in Business, 15 (2).

Bank Indonesia, Ekonomi Islam, (Jakarta: PT Raja Grafindo, Jakarta, 2008).

Belk, R. W. (2004). Materialism: Trait Aspects of Living in the Material World. Journal of Consumer Research, 12(3).

Cole, Henry S and Kenneth E. Clow. 2011. A Model Development of Retail Patronage Loyalty. Journal of Business Studies Quarterly, 2 (2).

Didin Hafiuddin, Zakat dan Perekonomian Moderen, (Jakarta: Gema Insani, 2002).

Joung, H.M., (2013), Materialism and Clothing Post-Purchase Behaviors, Journal of Consumer Marketing, Vol. 30, Number 6.

Lembaga Percetakan Al-Quran Raja Fahd, Al-Quran dan Terjemahnya (Mujamma’ Al-Malik Fahd Li Thiba’at Al-Mush-Haf Asya-Syarif Medinah Munawwarah, 1426).

Mowen, John C & Michael, Minor. (2002). Perilaku Konsumen Jilid 1. Alih Bahasa: Lina Salim. Jakarta: Erlangga. Hal yang serupa di kemukakan oleh Rook yang dikutip oleh Engel (2000; 202) bahwa pembelian berdasar impulse terjadi ketika konsumen mengalami desakan tiba-tiba, yang biasanya kuat dan menetap untuk membeli sesuatu dengan segera.

Monzer Kahf, The Islam Economic, Diterjemahkan oleh Husei Macham, dengan judul Ekonomi Islam (Telaah Analitik Terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, t.th)

Muhammad Nejatullah Siddiqi, The Economic Eanterprise In Islam, diterjemahkan oleh: Anas Sddiqi dengan judul: Kegitan Ekonomi dalam Islam, Cet. II, (Jakarta: Bumi Aksara, 1996).

Muhammad. Yusuf Qardlawi, Dawul (Jiyam Wal Akhlaq Fil Iqshadil Islami, Diterjemahkan oleh Didin Hafiuddin dengan judul, “Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam, (Jakarta: Rabbani Press, 2001).

O’Cass, A. (2004) Fashion clothing consumption: antecedents and consequences of fashion clothing involvement. European Journal of Marketing, 38(7).

Richins, M. L., & Dawson, S. (1992). A consumer values orientation for materialisme and its measurement: Scale development and validation. Journal of ConsumerResearch; 19 (3).

Schiffman, L. dan L. L. Kanuk. (2008). Perilaku Konsumen. Edisi ke tujuh. Jakarta: PT Indeks.


Article Metrics

Abstract view : 5 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Site Stats Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.