Sebab, Akibat dan Terapi Pelaku Homoseksual

Abdurraafi’ Maududi Dermawan

Abstract


Homosexual is an attraction feeling, sexually, to people of one’s own sex. Based on the internal factor, homosexual people – from teenager age – basically have feelings and tendency only to men not women. Meanwhile, from the external aspect, homosexual is done because of friends, lifestyle, or environment. Furthermore, the internal aspect of homosexual is due to genetic factor. Children who were born with genetic and hormonal disorders would grow up based on their sexual deviance. Besides, the external aspect of homosexual comes from outside. In addition, the external factors could be begun from parental education, neighborhood, physic or psychological abuse, social-media effects, and friendships. As a result, the homosexual doer would have unnecessary future, morally or socially. Moreover, the psychological and religious approach would be needed. The therapy is demanded in order to restore the awareness of homosexual doers about their true identity as human.

Full Text:

PDF

References


Ani Agustiyani Maslahah. 2012. Pentingnya Kecerdasan Spiritual Dalam Menangani Perilaku Menyimpang. Konseling Religi. Jurnal Bimbingan Konseling Islam. Volume 3, Nomor 1, Januari - Juni 2012

Aput Hartono, 2009. Faktor Resiko Kejadian Penyakit Menular Seksual (PMS) Pada Komunitas Gay Mitra Strategis Perkumpulan Keluarga BerencanaIndonesia (PKBI) Yogyakarta. Surakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Skripsi).

Berlian Laras dan Achmad Chusairi. 2013. Faktor Penyesuaian Diri Gay Dewasa Pada Orang Tua Pasca Pengungkapan Diri Kepada Orangtua. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial. Vol. 2 No. 1, April 2013.

Dagun Save M, 1990. Psikologi Keluarga: Peranan Ayah Dalam Keluarga. Jakarta: Rhineka Cipta.

Darwin Tambunan. 2010. Perbedaan Kesehatan Mental Pada Gay Ditinjau dari Perilaku Religius. Skrpsi. Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. 2010.

Dewi Rokhmah, 2015. Pola Asuh dan Pembentukan Perilaku Seksual Berisiko terhadap HIV/AIDS Pada Waria. Jurnal Kesehatan Masyarakat. KEMAS 11 (1) (2015) 125-134,

Deni Noviantoro, 2015. Rasionalisasi Nilai-Nilai Agama dan Konstruksi Seksualitas Individu Gay. Yogyakarta: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga.

Dede Oetomo, 2001. Memberi Suara Pada yang Bisu. Yogyakarta: Galang Press.

Endof Pudan Sembiring, dkk. 2013. Implementasi Perda No. 14 Tahun 2008 Tentang Penanggulangan HIV Dan Aids Di Kabupaen Malang. (Studi Tentang Peran Komunikasi Dalam Implementasi Kebijakan Publik) Jurnal Adminstrasi Publik (Jap), Vol. 1, No. 3, 2013.

Johan Candra. 2008. Pemaknaan Hidup Seorang Homoseksual. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

Kartini Kartono, 1989. Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual. Bandung: CV. Mandar Maju

Khilman Rofi Azmi, 2015. Enam Kontinum Dalam Konseling Transgender Sebagai Alternatif Solusi Untuk Konseli LBGT. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Volume 1 Nomor 1 Juni 2015.

Maya Fransisca. 2009. Gambaran Psychological Well Being Pada Pria Gay Dewasa Muda Yang Telah Coming Out. Skripsi. Fpsi UI.

Matheus Antonius Parlaungan. 2008. Gambaran Kesepian Pada Gay Di Kota Medan. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

Putu Hening Wedanthi dan I. G. A. Diah Fridari. 2014. Dinamika Kesetiaan Pada Kaum Gay. Jurnal Psikologi Udayana. Vol. 1, No. 2, 363-371.

Rama Azhari dan Putra Kencana, 2008. Membongkar Rahasia Jaringan Cinta Terlarang Kaum Homoseksual. Jakarta: Hujjah Press.

Ridho Ariono. 2011. Emotional Intellegence And Psychological Welbeing in Male Friendly. Gunadarma University Library: Jurnal Tidak Diterbitkan

Sari Nur Azizah, 2013. Konsep Diri Homoseksual di Kalangan Mahasiswa di Kota Semarang (Studi Kasus Mai hasiswa Homoseksual Di Kawasan Simpanglima Semarang). Journal Of Non Formal Education and Community Empowement. ENFECE 2(2) (2013).

Tommy Dwi Pranata, 2015. Perilaku dan Realitas Sosial Kehidupan Gay di Kota Semarang. eJournal Sosiatri-Sosiologi 2015. 3 (3): 135-150. Volume 3, Nomor 3.

Adelsa, Veronica. 2009. Definisi dan Proses Homoseksual. http://www.epsikologi.com/epsi/artikel_detail.asp?id=551 (diakses 18 September2013)

Alhamdu, Orientasi Seksual : Faktor, Pandangan Kesehatan dan Agama. https://www.google.co.id/?gws_rd=ssl#q=dampak+homoseksual+pada+kesehatan+jurnal

Veronica Adesla, 2014. Resiko yang Rentan Dihadapi Oleh Homoseksual. http://www.psychoshare.com/file-522/psikologi-klinis/resiko-yang-rentan-dihadapi-oleh-homoseksual.html. Diposkan tanggal 28 April 2014

journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jurnal%20shinstya.doc


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Raheema by http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/raheema is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.