Fenomena Pekerja Anak pada Perkebunan Kelapa Sawit di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

Atem Atem

Abstract


A child has become a significant object to face many problems, especially social problems which often rise along with the development of this country. The children workers being a problem in Indonesia which is caused by the expanding of industrial markets such as palm oil industry. Moreover, a large number of palm oil plantation in some areas could reach the border is as well. In Sambas regency, for instance, there are so many palm oil industries that entangle children as workers. This research, furthermore, aims to explore and describe the children workers phenomenon in Sambas, West Kalimantan, through the qualitative and quantitative method of the literature study.

Keywords


Children worker; Border Area; Palm Oil Plantation

Full Text:

PDF

References


Andilala. (2013). LSM’ Save the Children’ Lindungi Pekerja Anak di Sambas, diakses dari http://m.antarakalbar.com/berita/317465/lsm- save-the-children-lindungi-pekerja-anak-di-sambas, pada tanggal 28 Oktober2016.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. “Indeks Pembangunan Manusia Provinsi kalbar dan Kabupaten/kota 1996-2015.” Diakses dari https://kalbar.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/55pada tanggal 20 Januari 2017.

Endrawati, N. (2011). Faktor Penyebab Anak Bekerja Dan Upaya Pencegahannya (Study Pada Pekerja Anak Sektor Informal Di Kota Kediri). Jurnal Ilmu Hukum Refleksi Hukum. 19-43

Huruswati, I dkk. (2012). Evaluasi Program Pembangunan Kesejahteraan Sosial Di Desa Perbatasan Kalimantan Barat. Jakarta: P3KS Press

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2014). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

_____. (2010). “ILO – BPS keluarkan data nasional mengenai pekerja anak di Indonesia”, diakses dari http://www.ilo.org/jakarta/info/public/pr/WCMS_122351/lang--en/index.htm, pada tanggal 27 Desember 2016.

_____. (2014). “Data Jumlah Informasi lahan, izin lokasi dan HGU.” Diakses dari http://sambas.go.id/ragam-informasi/data-%20statistik/investasi/3150-data-jumlah-informasi-lahan-izin-lokasi-dan-hgu, pada tanggal 20 Oktober 2016.

_____. (2014). Peta Jalan (Roadmap) Menuju Indonesia Bebas Pekerja Anak Tahun 2022. Jakarta

_____. “Indonesia Produsen Kelapa Sawit Terbesar”, diakses dari http://www.kemenperin.go.id/artikel/1075/Indonesia-Produsen-Kelapa-Sawit-Terbesar, pada tanggal 25 januari 2017.

Nurwati, N. (2008). Pengaruh Kondisi Sosial dan Ekonomi Keluarga Terhadap Motivasi Pekerja Anak dalam Membantu Keluarga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Jurnal Kependudukan Padjadjaran, Vol. 10, Nomor 2. 112 – 121

Shalahuddin, O, Muria, F dan Muchtar, F. (2011). Laporan Studi Mengenai Buruh Anak Di Perkebunan Kelapa Sawit Di 2 Kabupaten (Kabupaten Sanggau Dan Kabupaten Sambas). Yogyakarta: Save the Children (EXCEED Project)

Tjahjanto, E. (2008). Implementasi Peraturan Perundang–undangan Ketenagakerjaan Sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Pekerja Anak .Tesis. Program Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang.

Triningsih, N dan Ichihashi M. (2010) The Impact of Poverty and Educational Policy on Child Labor in Indonesia. Discussion paper. IDEC, Hiroshima University.

Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Bab X Menngenai Perlindungan, Pengupahan, danKesejahteraan, pasal 74, diakses pada Tanggal 28 Januari dari http://luk.staff.ugm.ac.id/atur/uu13-2003ketenagakerjaan.Pdf

Warsini, dkk. (2005). Modul Penanganan Pekerja Anak. Jakarta: Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI




DOI: https://doi.org/10.24260/raheema.v4i2.842

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Atem Atem

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Site Stats Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.