KONSEP KEBAHAGIAAN MENURUT MASYARAKAT TAO: RELEVANSI AJARAN TAOISME DENGAN KEHIDUPAN MASA KINI

Satya Putri Insani

Abstract


Penelitian ini menggali informasi tentang gerakan keagamaan baru mengenai konsep kebahagiaan menurut masyarakat Tao yang ada di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Gerakan agama baru juga merupakan bagian dari gerakan zaman baru, yang merupakan fenomena global yang seringkali tidak terwujud, berkembang dengan sangat cepat dan meluas. Adanya gerakan seperti ini menarik untuk diungkap, karena Taoisme sebagai agama yang minoritas di kota yang multi etnis hidup saling berdampingan ,yang dimana inti dari ajaran Tao adalah mencapai kebahagiaan untuk bersatu dengan Tuhan dan hidup selaras dengan alam tanpa menentang hukum alam apakah masih selaras dengan kehidupan masa kini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif dengan menelaah referensi dan sumber-sumber yang terkait tentang pokok permasalahan (Library Research) . Data yang di kumpulkan melalui literatur ilmiah. Literatur ini menggunakan beraneka variasi sumber pustaka. Berdasarkan hasil data yang di peroleh bahwa konsep kebahagiaan Ajaran Taoisme ternyata masih menunjukkan relevansinya di masa kini, meski barangkali tidak seluruhnya relevan. Taoisme mampu memberi peringatan dan sekaligus ajakan agar manusia sadar bahwa bagaimana pun juga manusia tidak bisa hidup di luar alam dan tanpa dukungan alam.

Kata kunci     : Konsep Kebahagiaan, gerakan keagamaan baru.


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

farah, Naila & Novianti, Cucum. (2016). Fitrah Dan Perkembangan Jiwa Manusia Dalam Perspektif Al-Ghazali, Jurnal Yaqzhan 2( 2), Pp. 189-215.

Farhan, Ibnu. (2017). Gerakan Agama Baru Di Indonesia: Studi Aliran Kepercayaan (Agama) Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu Indramayu, Jurnal Yaqzhan 3 (1), Pp. 31-53.

Gandaputra, Edwin. (2017). Suatu Analisiskritis Mencermati ‘Mutasi Genetik’ Gerakan Zaman Baru Yang Memengaruhi Segala Aspek Kehidupan Kristen, Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan 6 (2), Pp. 182-197.

Hidayatullah, Syarif. (2020). Filsafat Dan Kearifan Dalam Agama Dan Budaya Lokal , Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Jusmiati. (2017). Konsep Kebahagiaan Martin: Sebuah Penelitian Awal, Jurnal Rausyan Fikr 13 (2). Pp. 361-373.

Nurhamidin, Budi. & Wardani Arifin,Kusuma. (2019). Relasi Agama Dan Negara Dalam Gerakan Keagamaan Baru: Studi Kasus Komunitas Here Krisna Yogyakarta, Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan 3 (2), Pp. 106-117.

Pitoyo, Djoko. (2006). Manusia Bijaksana Menurut Taoisme. Jurnal Filsafat 16 (3), Pp. 251-276.

Rakhmat, Jalaluddin. (2008). Meraih Kebahagiaan . Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Ribbel, Muhammad Aslam. & Rohmatika, Ratu Vina. (2022). New World Order Dan Dampaknya Terhadap Agama-Agama Semitik, Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 17 (2), Pp. 223-242.

Riyani, Nidya Ulfa. (2022). Konsep Sikap Bijaksana Sebagai Bentuk Pengendalian Emosi Dalam Perspektif Taoisme, Jurnal Riset Agama 2 (3), Pp.122-137.

Rudin, Toha. (2017). Ajaran Taoisme Dan Mistisisme Islam (Studi Komparatif), Jurnal Intelektualita 6 (2), Pp. 271-294.

sa'adah, Nurus & ma'afi, Rofiq Hunul. (2023). New Religious Movement: Gerakan Komunitas Lia Eden Di Indonesia Dan Analisis Proses Konseling, Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2 (3) Pp. 948-953.

Sirnopati, Retno. (2020). New Religious Movement :Melacak Spritualitas Gerakan Zaman Baru Di Indonesia, Tsaqofah: Jurnal Agama Dan Budaya 18 (2) Pp. 167-184.

Sumbulah, Umi. (2014). Aliran Sesat Dan Gerakan Baru Keagamaan (Perspektif UU PNPS No. 1 Tahun 1965 Dan Hak Asasi Manusia, Jurnal Syariah Dan Hukum, 6 (2), Pp. 157-165.

Takdir, Mohammad. (2018). New Spiritual Movement: Menelisik Visi Transformatif Komunitas Lia Eden Sebagai Embrio Lahirnya New Age Di Indonesia, Jurnal Theologia 29 (1), Pp. 1-24.

Tirtamas, Tjeng Santoso. (2009). Hari Raya Taois, Semarang: Taoist Mission (Singapore) da Tek Hay Bio Semarang.

Varanida, Dea. ( 2016). Komunikasi Dalam Integrasi Sosial Budaya Antar Etnis Tionghoa Dan Pribumi di singkawang, Jurnal Ilmu Komunikasi 14 (1), Pp. 14-21.

Widiana, I wayan. (2019). Filsafat Cina: Lao Tse Yin-Yang Kaitannya Dengan Tri Hita Karana Sebagai Sebuah Pandangan Alternatif Manusia Terhadap Pendidikan Alam, Jurnal Filsafat Indonesia 2 (3) Pp. 110-123.

zahara, mila nabila. wildan, Dadan. & komariah, siti. (2020). Gerakan Hijrah: Pencarian Identitas Untuk Muslim Milenial Di Era Digital, Indonesian Journal Of Sociology, Education, And Development (IJSED) 2 (1), Pp. 54-65.

Zamroni, Mohammad. (2009). Perkembangan Teknologi Komunikasi Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan, Jurnal Dakwah 10 (2), Pp. 195-211.

zhafira, Annisa Ranah. (2021). Konsep Ketuhanan Di Dalam Agama Taoisme Dan Konfusianisme, Efikr: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam 2 (2), Pp. 1-10.




DOI: https://doi.org/10.24260/jhjd.v17i2.2911

DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/jhjd.v17i2.2911.g1335

Article Metrics

Abstract view : 352 times
PDF - 302 times

Article Metrics

Abstract view : 352 times
PDF - 302 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Al-Hikmah by http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alhikmah is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.