Policy Analysis Of Competence Development Of Civil Servants Through Education

Adi Mulyono

Abstract


The development of the competence of civil servants (PNS) is guaranteed in Law Number 5 of 2014. Technically this policy is regulated in the Circular Letter of the Minister of Administrative Reform and Bureaucratic Reform (MENPAN RB) Number 28 of 2021. This policy is a general policy, giving rise to challenges in its implementation for Ministries, Institutions, Local Governments (K/L/D), civil servants, and the State Civil Service Agency (BKN) or Menpan RB as regulators and implementers of education policies for civil servants. This research is a public policy analysis process, the analysis is carried out qualitatively with a scenario writing approach. The author is of the opinion that the existing policies still have aspects that need to be clarified by regulators, both Menpan RB and BKN and at the same time translated by K/L/D in their operational policies. Policy formulation offered: Strict acknowledgment of education for civil servants who completed their education before 1 year to become civil servants because they studied before being civil servants. The assignment of study assignments must be in line with the Human Resource Development Program and be carefully formulated, trimming the bureaucratic path for determining study assignments by integrating the release of temporary positions, and determining study assignment allowances for state lecturers. available data on legality and accreditation of study programs that can be chosen by civil servants. the accessibility of accredited study programs can be expanded by the availability of valid distance classes or weekend classes and temporary transfer of civil servants to other work units close to the study location. A measured period of study is required followed by a tightening of obligations. a policy from BKN or Menpan RB is needed regarding the model, time frame, and implementation of the re-entry program. The opportunity for recognition of PNS Degrees/Education Improvement is formulated by BKN to ensure legal certainty for the recognition of PNS titles. Expected implications Competence increases and legal certainty is met.


Keywords


Competence, Civil Servant, Policy Analysis, Policy Formulation, Education

Full Text:

PDF

References


Abdul Wahhab Solichin, 2015, Analisis Kebijakan Dari Formulasi Ke Penyusunan Model-model Implementasi Kebijakan Publik, (Jakarta : PT Bumi Aksara )

Asmad. (n.d.). Konsep Dasar Analisis Kebijakan. http://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/qodiri/article/view/535/346

Surat Edaran Kepala BAKN Nomor 08/SE/1987 Tentang Tunjangan Tugas Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana, (1987).

del/Humas MENPANRB. (2020). Tiap Instansi Pemerintah Harus Mulai Rancang Aturan Tugas Belajar. Menpan.Go.Id. https://menpan.go.id/site/berita-terkini/tiap-instansi-pemerintah-harus-mulai-rancang-aturan-tugas-belajar

Surat Nomor 8835/B-MP.01.01/SD/D/2021 Tentang Layanan Pencantuman Gelar/ Peningkatan Pendidikan, (2021). www.bkn.go.id

Endang, K. (2019). Kompetensi Profesional Pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) di Indonesia. MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia Untuk Kajian Pendidikan, 4(1), 73–84.

Fitriani, A. (2017). Implementasi Kebijakan Ketentuan Pemberian Ijin Belajar Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Fokus, 15(1), 34–45.

Hidayah, E. S., Almadani, M., & Suhriawan, A. M. (2021). Tantangan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (Asn) Menuju “Low Cost Training (Lct)” Dalam Mewujudkan Reformasi Birokrasi. Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur), 9(2), 117–127. https://doi.org/10.33701/jmsda.v9i2.2014

Hogwood, B. W., & Gunn, L. A. (1998). Policy Analysis for the Real World. Oxford University Press.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 1 (2020).

Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan, (2021).

Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Implementasi Core Values Dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara, (2022).

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif [Edisi Revisi]. Remaja Rosdakarya.

nan/HUMAS MENPANRB. (2022). Jalur Pendidikan Sebagai Jalan Kembangkan Kompetensi Pegawai Kementerian PANRB. https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/jalur-pendidikan-sebagai-jalan-kembangkan-kompetensi-pegawai-kementerian-panrb

Nur Khobiburrohma, E., Septiana Margareta, P., & Habbie Hasbullah, M. (2020). Penerapan Sistem Merit Dalam Birokrasi Indonesia Untuk Mewujudkan Good Governance. In Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi (Vol. 3, Issue 2). http://ojs.stiami.ac.id

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 1986 Tentang Tunjangan Tugas Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana, (1986).

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, (2017).

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2007 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, (2020).

Prasetia, E. H. (2019). Kompetensi Aparatur Sipil Negara dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Publik. Jurist-Diction, 2(6), 2079–2111.

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek. (2022). Buku-Panduan-Pendaftaran-BPI-Bergelar-Tahun-2022-FINAL-1. https://beasiswa.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/04/Buku-Panduan-Pendaftaran-BPI-Bergelar-Tahun-2022-FINAL-1.pdf

Undang-undang Republik Indonesia No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, 1 (2014).

rr/byu/HUMAS MENPANRB. (2021). Arsitektur “Human Capital” untuk Transformasi ASN yang Masif. Menpan.Go.Id. https://menpan.go.id/site/berita-terkini/arsitektur-human-capital-untuk-transformasi-asn-yang-masif

Safitri, U., Nuarizal, A., & Gistituati, N. (2021). Urgensi analisis kebijakan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(1), 72. https://doi.org/10.29210/3003818000

Salina, I. H., Heriyanto, M., & Utami, C. B. (2021). Penerapan Kebijakan Izin Belajar Dan Tugas Belajar Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Di Pemerintah Kota Pekanbaru. Jurnal Niara, 14(1), 228–241. https://doi.org/10.31849/niara.v14i1.4047

Simatupang, P. (2017). ANALISIS KEBIJAKAN : KONSEP DASAR DAN PROSEDUR PELAKSANAAN. Repistori Kementerian Pertanian. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/akp/article/view/5487

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Sulistiana, O., Arman, S., & Maryuni, S. (2009). Implementasi KebijakanPemberian Izin Belajar dan Tugas Belajar Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpmis/article/view/1167/1226

Suryanto. (2012). Kompetensi dan Kinerja (Produktivitas) Pegawai Negeri Sipil. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen PNS, 6(2), 97–107.Binder, L. (1988). Islamic Liberalism: a Critique of Development Ideologies. Chicago and London: The University of Chicago Press.

Dahlan, F. (2008). Jihad Antara Fenomena Dakwah dan Kekerasan Mereformulasikan Jihad Sebagai Sarana Dakwah. in Jurnal El Hikmah. Vol 1/No. I/ p.29-3




DOI: https://doi.org/10.24260/at-turats.v16i2.2403

Article Metrics

Abstract view : 99 times
PDF - 15 times

Article Metrics

Abstract view : 99 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 At-Turats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Institut Agama Islam Negeri Pontianak
Jl. Letjend. Soeprapto No. 19
Pontianak-Kalimantan Barat
Indonesia