REVITALISASI PERAN ZAKAT DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI MEDIASI KOMUNIKASI MUZAKKI DAN MUSTAHIK

rizal fahlefi

Abstract


Setiap komponen masyarakat memiliki tanggung jawab dalam pengentasan kemiskinan. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan potensi zakat warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat menggali potensi zakat yang dimilikinya untuk dimanfaatkan sepenuhnya guna pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut melalui mediasi komunikasi antara muzakki dan mustahik. Metode penelitian yang digunakan adalah participatory action research dengan teknik menggunakan kesadaran mandiri komunitas dalam menyelesaikan problem mereka sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi telah membuka ruang diskusi antara muzakki dan mustahik sehingga terbangun komunikasi yang aktif dan efektif antara dua komunitas tersebut untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan di daerah setempat melalui pemanfaatan potensi zakat.

Full Text:

PDF

References


Al-Qaradhawy, Y. (2005). Spektrum Zakat dalam Membangun Ekonomi Kerakyatan. Jakarta: Zikrul Hakim.

Ali Sakti. (2007). Analisis Teoritis Ekonomi Islam; Jawaban atas Kekacauan Ekonomi Modern. Jakarta: AQSA-Publishing.

Amuda, Y. J. (2013). Empowerment of Nigerian Muslim Households through Waqf, Zakat, Sadaqat and Public Funding. International Journal of Trade, Economics and Finance, 4(6), 419–424.

Arif, M. (2018). Zakat as a Mode of Poverty Alleviation. International Journal of Economics & Management Sciences, 06(06).

Azra, A. (2006). Filantropi dalam Sejarah Islam di Indonesia. In Noor Aflah (Ed.), Zakat dan Peran Negara. Jakarta: Forum Zakat.

Beik, I. (2009). Analisis Peran Zakat Dalam Mengurangi Kemiskinan: Studi Kasus Dompet Dhuafa Republika. Pemikiran Dan Gagasan, 2(January 2009), 45–53.

Bewley, A., & Douglas, A. A. (2005). Restorasi Zakat: Menegakkan Kembali Pilar yang Runtuh. Jakarta: Pustaka Adina.

Masruroh, I., & Farid, M. (2019). Pengaruh Pengelolaan Ekonomi Produktif dalam Mengentaskan Kemiskinan di Kota Lumajang Studi pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang. Iqtishoduna, 8(1), 209–229.

Rohandi. (2011). Mengurai Gurita Kemiskinan dengan Zakat. In Noor Aflah (Ed.), Strategi Pengelolaan Zakat di Indonesia. Jakarta: Forum Zakat.

Sa’adah, S. L. (2017). Zakat Wakaf (Ziswa): Solusi dalam Mewujudkan Pemberdayaan Umat. Iqtishoduna, 6(2), 261–283.

Saripudin, U. (2016). Filantropi Islam dan Pemberdayaan Ekonomi. Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam, 4(Desember), 165–185.

Shaikh, S. A. (2016). Zakat Collectible in OIC Countries for Poverty Alleviation : A Primer on Empirical Estimation. International Journal of Zakat, 1(1), 17–35.

Tajang, M. N. (2011). Peran OPZ dalam Memerangi Kemiskinan Petani Pedesaan. In Noor Aflah (Ed.), Strategi Pengelolaan Zakat di Indonesia. Jakarta: Forum Zakat.

Yanah. (2014). Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia melalui Sinergi antara Bank Syariah dan BAZNAS. Jurnal Ekonomi, 2(3), 1–33.




DOI: https://doi.org/10.24260/al-maslahah.v15i2.1302

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 17 times

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 rizal fahlefi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

IAIN Pontianak Jalan Suprapto No. 19 Pontianak West Kalimantan Indonesia Poscode 78121

Copyright @ 2017 AL-MASLAHAH: JURNAL ILMU SYARI`AH