Studi Kritis Tentang Pendekatan Ulama Empat Mazhab Dalam Merumuskan Fatwa

Muhammad Ardian Maulana Azmi, Muhammad Jaidi, Muhammad Rizqan Yurida

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan metodologi penetapan fatwa yang digunakan oleh empat imam besar dalam Islam, yaitu Abu Hanifah, Malik ibn Anas, al-Syafi’i, dan Ahmad ibn Hanbal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang berfokus pada metodologi ijtihad dalam empat mazhab utama Islam. Pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan, penelaahan, dan analisis berbagai sumber tertulis berupa buku, dokumen hukum Islam, serta jurnal akademik, dengan sumber primer berupa karya-karya klasik fikih dan usul fikih, sedangkan sumber sekunder berupa literatur ilmiah dan berbagai karya akademik yang membahas perkembangan mazhab. Pada tahap analisis, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan kerangka metodologis masing-masing mazhab serta analisis komparatif untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pendekatan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap mazhab memiliki karakteristik metodologis yang berbeda, yaitu mazhab Hanafi yang menekankan pendekatan rasional, mazhab Maliki yang mengutamakan praktik masyarakat Madinah dan konsep maslahah mursalah, mazhab Syafi’i yang menitikberatkan pada sistematika usul fikih dengan Al-Qur’an dan hadis sebagai landasan utama, serta mazhab Hanbali yang memberikan prioritas tinggi terhadap hadis, termasuk hadis da’if sebelum menggunakan qiyas. Perbedaan metodologis tersebut tidak menunjukkan adanya perpecahan, melainkan mencerminkan kekayaan dan dinamika khazanah hukum Islam, sehingga penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengkaji lebih mendalam aspek historis, filosofis, dan relevansi metodologi masing-masing mazhab terhadap persoalan hukum kontemporer.


Keywords


Metodologi, Fatwa, Mazhab, Hukum Islam.

Full Text:

PDF

References


Abdillah, Nanang. “Madzhab Dan Faktor Penyebab Terjadinya Perbedaan.” Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam 8, no. 1 (2014): 20–38.

Aizid, Ustadz Rizem. Kitab Terlengkap Biografi Empat Imam Mazhab. SAUFA, t.t.

Dariyo, Agoes, Safrizal Safrizal, Ulfiah Ulfiah, dan Ujang Nurjaman. “Penerapan Mazhab dan Sistem Bermazhab dalam Kehidupan Komunitas Nahdlatul Ulama sebagai Penguatan Pendidikan Islam.” Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 1 (2022): 30–44.

Fadillah, Jidan Ahmad, Jusuf Satriani, Mohamad Badrus, dan Iffatin Nur. “Madzhab dan Istinbath Hukum.” Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama 7, no. 2 (2021): 235–45.

Fajar, Muhammad, Muhammad Ilyas, dan Abu Aman Siddiq al-Ghafir. “Madzhab Fiqih Di Indonesia: Konstruksi Moderasi Beragama Dalam Perbedaan Pendapat Dan Aliran.” MAJEMUK Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. 2 (2024): 98–113.

Fatimatuzzahra, Nabel Salma Nazela, dan Nor Aliya Rahmi. “Pemikiran Mazhab Malikiyah: Sejarah, Pemikiran Dan Perkembangan Mazhab.” Islamic Education 1, no. 1 (2023): 67–89.

Fauzi, Mohammad Yasir, Agus Hermanto, Habib Ismail, dan Mufid Arsyad. “Metode Ijtihad Dan Dinamika Persoalan Di Kalangan Imam Madzhab.” At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah 10, no. 1 (2022): 67–79.

Hasanuddin, Hasanuddin. “Mazhab Fiqih Pada Zaman Sekarang.” SYARIAH: Journal of Islamic Law 4 (2022): 77–104.

Hidayat, Riyan Erwin, Moelki Fahmi Ardliansyah, dan Musyaffa Amin Ash Shabah. “Mahar Perspektif Ulama Kontemporer (Studi Atas Pemikiran Muhammad Syahrur Dan Wahbah Az-Zuhaili).” MASLAHAH (Jurnal Hukum Islam dan Perbankan Syariah) 13, no. 1 (2022): 1–12.

Hidayat, Tatang, dan Endis Firdaus. “Analisis Atas Terbentuknya Mazhab Fikih, Ilmu Kalam, Dan Tasawuf Serta Implikasinya Dalam Membangun Ukhuwah Islamiyah.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan 10, no. 2 (2018): 255–77.

Hyder, Abdullah. “Mazhab Fiqh: Kedudukan dan Cara menyikapinya.” Riyadh: Khalid ibn al-waleed, 2004.

Innayah, Lailatul Winda, Titin Rahmawati, Alfira Khairunnisa, dan Shabrina Farah Nazila. “Metodologi Ijtihad Dalam Empat Mazhab Dan Relevensinya Terhadap Hukum Islam Kontemporer.” Al-Wasith 10, no. 2 (2025).

Jafar, Muhammad. “Hukum Hafalan Al-Qur’an Dan Hadis Sebagai Mahar Nikah:(Studi Terhadap Hadis Tentang Mahar).” Jurnal Al-Mizan 8, no. 2 (2021): 250–64.

Jaidi, Muhammad, Jalaluddin Jalaluddin, Fathurrahman Azhari, dan Fahmi Hamdi. “ANALISIS KOMPARATIF METODE ISTINBATH AHLUL HADIS DAN AHLURRA’YI DALAM KEPUTUSAN PERADILAN ISLAM.” Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan 24, no. 2 (2024): 95–104.

Kurahman, Opik Taupik, dan Ali K. Al-Mansyur. Fikih 4 Madzhab: Kajian Fiqih-Ushul Fikih. Pustaka Aura Semesta, 2014.

Marzuki. Pengantar Studi Hukum Islam. Penerbit Ombak, 2017.

Nurlina, Nurlina, Lomba Sultan, dan Fatmawati Hilal. “PEMIKIRAN HUKUM ISLAM PADA MASA TABI’IN DAN TABI’UT TABI’IN SERTA MASA TAQLID.” al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam 13, no. 1 (2024): 1–12.

Rusdiyah, Rusdiyah, Bachtiar Agusman, Najla Amali, Nisa Adelia, Muhammad Taha Madani, dan Nur Azmi As’syifa Munirah. “Rekonstruksi Teori Hukum Islam Pada Masa Imam Mazhab.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 2, no. 4 (2024): 2066–80.

Shidiq, H. Sapiudin. Studi Awal Perbandingan Mazhab Dalam Fikih. Prenada Media, 2021.

Sopyan, Yayan. Tarikh tasyri’: sejarah pembentukan hukum Islam. Rajawali Pers, 2010. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44416.




DOI: https://doi.org/10.24260/jhjd.v20i1.4104

DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/jhjd.v20i1.4104.g1584

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 4 times

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Al-Hikmah by http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alhikmah is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.